Teknologi Flying Car Calon Kendaraan Masa Depan

Teknologi Flying Car Calon Kendaraan Masa Depan! Masih ingatkah pada saat tahun 2015 sudah viral mengenai mobil terbang? Yaps, perusahaan Aeromobil mengeluarkan produknya yaitu mobil terbang. Di tahun 2015, mobil terbang atau flying car ini sudah dalam proses pengembangan dan belum diperjualbelikan oleh perusahaan asal Slovakia itu. Meski belum juga berhasil memperjualbelikan, Aeromobil masih keukeuh karena visi mereka yang ambisius.

teknologi flying car
teknologi flying car

Baca juga artikel lain di : http://pendidikanbisnis.blog.st3telkom.ac.id/

Namun, Aeromobil sudah mempunyai prototipe fungsional ketiga, lho. Sebut saja Aeromobil 3.0. Lalu jika nanti akan dipasarkan, sang pembeli atau calon pengemudi diwajibkan memiliki izin mengemudikan pesawat selain izin mengemudi mobil biasa. Terdengar ribet, ya. Akan tetapi, ini akan membantumu jika memang terjebak macet yang panjang.

Pada produk teknologi flying car selanjutnya, Aeromobil menginginkan produknya bisa mengendalikan sendiri alias terbang otomatis. Artinya, perusahaan menginginkan mobil terbang hasil produksinya seperti pesawat-pesawat pada umumnya yang bisa menggunakan auto-pilot.

Menurut Chief Communication Officer AeroMobil yang bernama Stefan Vodocz, ia menyebutkan masih sekitar sepuluh tahun lagi flying car produksi perusahaannya menggunakan teknologi kemudi otomatis. Karena Stefan meyakini bahwa kekuatan dari algoritma mampu mengendalikan flying car-nya dibanding manusia.

Memang, selain masalah dari teknologi yang mesti sangat canggih untuk teknologi flying car miliknya, AeroMobil juga wajib memikirkan regulasi dari pemerintah dari berbagai negara untuk dapat memperjualbelikan flying car di negara-negara seluruh dunia. Apalagi jika AeroMobil sukses memasukkan self-flying car kepada masyarakat umum.

Selain dari AeroMobil, ada pula perusahaan bernama Kitty Hawk yang dibangun oleh Larry Page dan memiliki slogan “The Future of Personal Transportation” mengeluarkan produk flying car. Flying Car milik Kitty Hawk mampu menahan bobot sampai 100 kg dan juga memiliki delapan baterai propeller yang tingkat kebisingannya setara dengan speedboat.

Rumornya, teknologi flying car milik Kitty Hawk ini akan lebih dulu dipublikasikan dibandingkan dengan milik AeroMobil. Bahkan, sudah pernah dicoba  di danau yang terletak di San Fransisco. Jika benar-benar akan diperjualbelikan, maka negara yang pertama kali mendapatkannya adalah Amerika Serikat.

Untuk Anda par gamer yang menggemari game dengan adanya teknologi yang semakin maju saat ini menjadi lebih mudah. Bermain game online terbaik seperti dominoqq.

Itulah sedikit ulasan mengenai teknologi flying car yang memang sempat viral menjadi kendaraan calon masa depan. Tidak terbayang ya jika Indonesia menerapkan flying car. Mungkin, kita akan terlepas dari kemacetan yang panjang. Semoga artikel ini bermanfaat.