Inilah Dampak Buruk Paparan Asap Karhutla Bagi Tubuh

Inilah Dampak Buruk Paparan Asap Karhutla Bagi Tubuh! Akibat dari terjadinya tragedi karhutla atau kebakaran hutan dan lahan di Riau, menyisakan kepedihan dan dan efek buruk bagi sebagian masyarakat Indonesia yang terdampak. Salah satunya kabut atau asap kebakaran yang sampai hingga ke wilayah kota Medan.

Paparan Asap
Paparan Asap

Baca juga artikel lain di : http://pendidikanbisnis.blog.st3telkom.ac.id/

Sebagai salah satu berita hari ini yang kian ramai diperbincangkan, banyak pula kekhawatiran yang timbul akibatnya. Mulai dari lahan hijau atau perkebunan yang habis, hingga dampak buruk yang timbul pada udara yang kualitasnya menjadi buruk. Oleh karena itu, kita wajib tahu berbagai dampak negatif seperti apa saja yang bisa timbul dari asap karhutla, jika dihirup dan bersarang dalam tubuh, sehingga kita menjadi lebih waspada. Berikut penjelasannya.

Resiko Mengalami Gangguan Pernapasan

Perlu kita ketahui bahwasanya debu dari asap karhutla ini terdiri dari banyak polusi dengan partikel-partikel kecil atau mikro, sehingga sangat rentan terhirup oleh manusia ke saluran pernapasan. Jika hal tersebut terjadi, maka orang yang menghirup asap beresiko besar terkena penyakit gangguan pernapasan seperti ISPA.

Penyakit ISPA juga bisa timbul akibat dari sistem kekebalan tubuh yang sedang lemah, sehingga masalah kesehatan ini bisa lebih mudah berkembang dalam tubuh manusia. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena debu atau asap kebakaran yang dihirup tersebut bisa memblokir adanya oksigen yang akan masuk kesaluran pernapasan, sehingga menyebabkan sesak.

Jika tanda-tanda dari hal ini mulai dirasakan, maka harus segera ditangani atau dengan berobat kepada dokter agar mendapatkan penanganan khusus, seperti diberikannya obat-obatan khusus atau pemberian oksigen. Dengan begitu, bisa membantu penyembuhan saluran pernapasan atau paru-paru.

Resiko Mengalami Batuk Refleks Akibat Teriritasi Lendir

Paparan asap buruk dengan tingkat tinggi tersebut juga bisa menyebabkan seseorang yang menghirupnya mengalami batuk. Hal ini bisa terjadi karena, selaput lendir pada saluran pernapasan mengeluarkan produksi lendir lebih banyak saat teriritasi. Karena produksi lendir yang berlebihan, maka akan terjadi pula pengetatan otot saluran pernapasan sehingga bisa timbul adanya penyakit batuk refleks.

Penyakit ini juga cukup serius apabila menyerang kesehatan manusia. Oleh karena itu, tips yang bisa kamu lakukan untuk menghindari hal ini adalah dengan mengurangi berbagai aktivitas di luar ruangan. Dengan begitu, kamu telah berusaha menghindari paparan dari asap buruk tersebut.

Masalah Penglihatan Sementara

Resiko yang bisa disebabkan oleh hal ini selanjutnya yaitu bisa menyebabkan penglihatan manusia terganggu atau bermasalah secara sementara. Hal ini timbul karena iritasi yang dialami oleh mata, dari polutan yang masuk. Mata yang teriritasi karena polutan berbahaya tersebut biasanya timbul dengan warna kemerahan pada kornea mata dan mempunyai rasa seperti terbakar.

Sakit Kepala dan Mual

Resiko selanjutnya yang bisa timbul adalah sakit kepala hingga mual. Hal tersebut bisa terjadi dikarenakan polusi udara yang mengandung karbon monoksida yang terhirup oleh tubuh. Bahkan rasa mual dan muntah juga bisa timbul karena kurangnya suplai oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika hal ini terjadi, maka lebih baik untuk mengurangi segala aktivitas di luar rumah agar bisa terhindar.

Demikian berita Medan membahas hal ini agar sama-sama menjadi pelajaran dan menimbulkan kewaspadaan kepada diri masing-masing. Karena berbagai dampak buruk yang ditimbulkan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan, tentunya sangat berbahaya bagi tubuh manusia.